<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="408">
<titleInfo>
<title>Pemodelan Sebaran Panas Dan Sedimentasi Teluk Jakarta Dalam Rangka Penambahan Daya Pembangkit Listri</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rudi Siap Bintoro</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Abduk Malik</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Engki Andri</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xi, 62 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Penambahan pasokan listrik di PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap) Muara Tawar dengan kapasitas 1.200 MW, sejalan dengan peningkatan kebutuhan air pendingin turbin. Peningkatan kebutuhan pendingin turbin tersebut, dapat menyebabkan perubahan pola sebaran panas dan sedimentasi. Oleh karena itu tata letak intake dan outlet perlu ditinjau kembali terhadap pola sebaran panas dan sedimentasi. Tata letak intake dan outlet diharapkan dapat mencegah terjadinya resirkulasi air panas dan sedimentasi, untuk efisiensi pembangkit dan pemeliharaan saluran di waktu yang akan datang. Untuk mengetahui pola sebaran panas dan sedimentasi, maka penelitian dilakukan menggunakan program SMS (Surface Water Modelling System) 8.1. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen pemodelan, untuk mengetahui pola sebaran panas dansedimentasi akibat penambahan daya pembangkit listrik. Berdasarkan hasil pemodelan dan analisis data dengan SMS 8.1, pola sebaran panas paling jauh terjadi waktu surut terendah. Waktu surut terendah, sebaran panas dengan temperatu 39°C mencapai 1.430 meter dari mulut outlet. Kondisi tersebut menyebabkan temperatur sekitar mulut intake menjadi 35°C, dan 34.80°C di sekitar pintu masuk turbin. Hasil dari pemodelan sedimentasi menunjukkan bahwa waktu menjelang pasang, sedimen dengan konsentrasi 0,0230 - 0,0210 kg/m3 bergerak sampai 240 meter ke arah pantai dari ujung intake. Selain itu, kondisi yang sama juga ditunjukkan oleh sedimen dengan konsentrasi 0,0209 - 0,0150 kg/m3. Konsentrasi sedimen tersebut, dominan mengendap di sebelah Barat intake dan menyebabkan pendangkalan di sebelah Barat intake akan terjadi terlebih dahulu.</note>
<subject authority=""><topic>SMS versi 8.1</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sedimentasi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sebaran panas</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>624.14.04 Abd P</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200422014</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>624.14.04 Abd P</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>408</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-12-23 11:53:16</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-22 08:51:34</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>